Merengkuh Mentari Di Tengah Temaram

 


Aku tidak ingin sekelumit perkenalanku dengan mu
malah menyeretku dalam arus harapan mu yang semu
hingga menimbulkan residu yang berdampak tidak baik bagiku
Derai hujan kala itu membantu ku menyapu setiap garis cerita yang pernah terlintas.

Menumbuhkan setiap benih ingin dan angan yang pantas
menyirami kembali setiap tunas hasrat yang sempat terlindas
kini ku merisik,mencari tempatku berlabuh
meringkuh ilmu, sebelum usia berujung rimpuh

Menapak tilas pada bumi para leluhur
menuai berkah,meyembuhkan sekujur tubuh yang di penuhi bilur
ya,ilmu adalah hujan di kala gersang ,
mentali di tengah temaram

Membias segala pikat rona kehidupan
sinarnya terus memendar
menyuar ke sudut hati yang dipenuhi nanar
menenangkan fikiran yang dipenui gusar

Menghidupi denyut harapan yang sempat pudar
izinkan aku larut bernyawa bersamamu dengan mengenggam secercah harap
tenggelam dalam samudramu yang tidak dibatasi sekat

Goresan pena : Khairul Minan 5F


0 Komentar