Kemuliaan Nama Nabi Muhammad SAW.

 
Kemuliaan Nama Nabi Muhammad SAW.

Kemuliaan Nama Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW adalah hamba pilihan Allah, utusan Allah dan seorang kekasih Allah. Beliau SAW  adalah seorang yang terpilih dari yang terpilih, dari seluruh bangsa yang ada, Allah memilih beliau dari bangsa Arab yang terkenal dengan kehebatannya, lalu Allah memilih beliau dari keturunan Bani Mutalib yang terkenal dengan kehormatannya.

Sebagai seorang yang terpilih tentulah Nabi Muhammad SAW memiliki berbagai keistimewaan dan kemuliaan baik itu ditinjau dari aspek kehidupan beliau seperti makan,tidur dan dari bentuk tubuhnya. Bahkan, kita dapat menemukan kemuliaan beliau hanya dengan melihat kepada nama beliau.

Sebagian ulama mengatakan bahwa beliau mempunyai 99 nama, sama seperti nama Allah yang tertera dalam Asmaul Husna. Sedangkan Ibnu Dihyah mengatakan apabila kita periksa dalam kitab-kitab terdahulu,A l-Quran dan hadits maka akan kita temukan bahwa nama beliau mencapai 300 nama.  Abu Baka dan Ibnu Arabi mengatakan sebagian ulama sufi berkata Nabi memiliki 1000 nama. Jelas, banyaknya nama ini membuktikan bahwa beliau seorang yang benar-benar mulia, karena pada sebuah kaidah disebutkan;

كثرة الاسماء تدل علي شرف المسمى

Banyak nama menunjukkan mulianya seseorang.

Adapun asal mula penaman beliau dengan Muhammad padahal tidak ada seorang ayah dan kakek-kakek atau seorangpun dari kalangan Bani Muththalib yang dinamai dengan Muhammad, itu kerana mimpi yang Allah ilhamkan kepada kakeknya, Abdul Muththalib.

Beliau bermimpi bahwa rantai yang terbuat dari perak keluar dari punggungnya, yang satu ujungnya berada di langit, yang berada di timur, dan yang satu lagi berada di barat. Kemudian rantai itu kembali dan membentuk sebuah pohon. Dan setiap daunnya terdapat sebuah cahaya yang bersinar. Lalu, seluruh penduduk di timur dan barat pun memegang pohon itu. Maka mimpi itu ditakbirkan dengan lahirnya seorang anak dari keturunan Abdul Muththalib, dan ia akan diikuti di timur dan barat. Oleh karena,  Abdul Muththalib pun menamainya dengan Muhammad agar ia dipuji oleh seluruh penduduk yang ada di langit dan bumi.

Selain itu, seorang malaikat pernah mejumpai Siti Aminah, ia berkata kamu mengandung pemimpin umat ini. Apabila kau telah melahirkannya maka namailah ia dengan Muhammad.

Sebagian dari kekhususan nama ini adalah ia berbentuk tubuh manusia maka huruf Mim pertama adalah menyerupai bentuk kepala manusia, huruf Ha bentuk tangan, huruf Mim kedua bentuk pusarnya adapun huruf  Dal menyerupai kaki manusia. Bahkan karena sangat memuliakannya Allah tidak akan memasukan seseorang ke neraka, melainkan bentuk tubuhnya sudah dirubah.

Ibnu Asakir telah meriwayatkan hadits dari Kaab Al Ahbar bahwa Nabi Adam AS berkata kepada anaknya, yaitu Nabi Syit AS “Wahai anakku kau adalah peggantiku sesudahku, maka perangilah tampuk kekhalifahan itu dengan ketakwaan, dan jika engakau menyebut nama Allah maka sebutlah nama Muhammad karena aku telah melihat namanya tertulis ditiang tiang Arash. Dan telah kutawafi langit dan tidaklah kulihat ditiap di atas langit melainkan di tiap atas langit tertulis nama Muhammad. Aku telah melihat namanya dileher bidadari, di atas daun pohon tuba, di atas daun Sidratil Muntaha (pohon raksasa yang dihuni para malaikat), dan namanya juga tertulis di antara alis dan mata malaikat, maka perbanyaklah menyebut nama Muhammad karena malaikat selalu menyebutnya setiap saat.

Diriwayatkan dalam kitab Raudhir rayahin karanagn imam Yafi’i bahwa ada sebuah pohon berbuah layaknya pala di negeri Hindi. Buah itu memiliki kulit yang bila dibuka maka akan keluar sebuah daun hijau yang terlipat dan berlafadkan  لا اله الا الله محمد رسول الله dengan berwarna merah dan penduduk hindi pun mengambil berkat dengann pohon tersebut, lalu ada yang melaporkannya kepada Aba Yakub As Sayyid, maka dia berkata “Aku tidak menganggap hal itu besar, karena aku pernah berburu di sungai Ubulah dan kudapi seekor ikan yang sebelah kanannya bertulis لا اله الا الله serta disebalah kirinya محمد رسول الله dan aku melepaskan ikan tersebuat karena menghormatinya.

15 orang bernama Muhammad sebelum Nabi Muhammad SAW.

4 orang adalah sahabat 1 orang masuk Islam 10 orang tidak mendapat Islam

Muhammad bin Ajhihah bin Halaj

Muhammad ‘Adi bin Rabiah

Muhammad bin Hiras bin Hudaij

Muhammad bin Muslamah Al Ansari

Muhammad bin Bara Al bakri Muhammad bin Usamuh

Muhammad bin Harmaz

Muhammad bin Hamran

Muhammad bin Khuzai  

Muhammad bin Khauli

Muhammad bin Sufyan

Muhammad bin Al Yahmadi

Muhammad bin Yazid

Muhammad bin Al Asadi

Muhammad bin  Al Naimi



Posting Komentar

0 Komentar