Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cinta dalam diam



Dibale aceh timur bawah nampak vella yang sedang duduk termenung,,,rahiel pun datang menghampiri,,sambil menepuk pundak vella...
"Vella,,,apa yang sedang kau fikirkan"..rahiellll,,"kau mengejutkanku",,,,,hahhaaaaa kau terkejut ?,,,apa yang sedang kau fikirkan,,,sepertinya renunganmu sangat dalam,,,sampai-sampai kau tidak mengetahui kalau aku sudah berada di samping mu.....
"Tidak,,,aku tidak memikirkan apa-apa”, vella menepis, “lantas apa yang membuatmu  terlamun ?,,,,ayolah vella kau tidak usah berbohong denganku,,,pasti ada sesuatu yang sedang kau fikirkan yakan ?”, "kau tau rahiel.. aku sedang memikirkan seorang pria yang ku kagumi, namanya tgk syakir almair ghossan,,,ia kerab di panggil dengan sebutan Tgk almair, kau kan tau sendiri dia seorang penulis handal, rumannya yang tampan, hidung nya mancung meski tidak kearab-araban sih, rahang yang dipenuhi dengan rambut² halus sampai ke dagu, alisnya yang hitam pekat, bulu mata yang lentik, bola mata kecoklatan, dan pandangannya yang tajam memikirkannya saja membuatku merinding hielll, apalagi dia juga berprestasi, setiap tahun dia mendapatkan penghargaan dari pondok, aku juga tahu dia sosok yang tangguh, tak pernah mengeluh dengan apa yang sedang dijalaninya....dia adalah sesosok sempurna dari yang sempurna bagiku, tapi… aku merasa sedikit kecewa hil, pengagumnya bukan hanya aku, dia juga dikagumi di kalangan santriwati...bagaimana tidak dia adalah sosok sempurna dari yang sempurna,,,saat mereka membicarakannya didepanku,,,seakan hatiku tersayat² oleh pedang tajam..diketika rindu melanda,,aku seolah tenggelam kedalam samudra segitiga bermuda,,,ditelan oleh dasar tanah..rinduku kepadanya tak bisa digambarkan dengan kata²,,,namanya selalu berputar di melodi pikiranku,,,akupun tidak tahu apakah aku mempunyai peluang”,,,ungkap vella...
"Hahhaaha,,,,,vella sedari tadi kau duduk disini hanya memikirkan tgk almair,,,ternyata cinta itu berbahaya,,,ia mampu menenggelamkan hati yang sedang bahagia,,,berlarut dalam kesedihan"...
"Begitulah rindu rahiel,,,,rindu itu begitu menyiksa dia mampu mengeluarkan tetesan demi tetesan dari mataku,,, menghantam jiwaku kedasar samudra kesedihan...dan meninggalkan gemuruh sesak dalam dadaku"......."heum baiklah,,,kalau begitu,,mari kita makan bersama,,,ceritamu begitu panjang,,,sehingga kau membuatku kelaperan",,,,,ajak rahiel...."hahahaaa maaf,,,aku tidak tahu kalau kau sudah kelaperan"...."heum karena kau terlalu menghayati ceritamu,,,sampai² kau lupa kalau kita belum makan"...."baiklah maafkan aku" vella meminta maaf,,,sembari mengajak rahiel bergegas turun dari bale aceh timur bawah untuk mencari makanan...

                                     *******

Mutiara vella naqiatutsalis,,,namanya saja begitu indah,,,orang² biasa memanggilnya dengan panggilan vella...dia adalah sosok yang begitu anggun, keanggunannya layaknya sekuntum mawar merah ditepi jurang yang menarik perhatian lebah tatkala ia ingin menghisap madu yang ada...
Matanya yang hitam pekat,,,alis yang tebal,,,
bulu mata yang lentik,,,hidung yang mancung,,dan bibirnya yang merona akan membuat siapa saja terpaku,,membungkam dalam kebisuan saat memandangnya,,,dia adalah seorang gadis yang berusia 18 tahun,,,dia hidup bersama lima saudaranya dan ibu yang dia cintai...ayahnya sudah meninggal di saat ia berusia 15 tahun,,,,dia juga mempunyai sahabat,,,namanya rahiel,,,sigadis mungil nan juga ramah,,rahiel adalah tempat vella mengungkapkan suasana hatinya di ma’had,,,apakah dia dalam keadaan suka maupun duka,,,mereka saling berbagi kisah,,,mereka kerap berjumpa di asrama lantai 4 ketika vella termanggu menikmati sekad senja yang mencekram cakrawala....dan gemuruh yasin komplek putra yang mencengkrama...

                                     *******

Teeettt,,,tett...bel turun ngaji sudah berbunyi,,,vella dan rahiel yang naik ngaji di balai jinieb bawah begegas turun,,,untuk mengulang dengan guru ulang privat mereka,,,,seusai mengulang,,,rahiel mengajak vella untuk makan bersama..."eh vella,,kamu lapar nggak ?",,tanya rahiel..."nggak aku lagi nggak lapar ni hieel",,,,jawab vella...."yahh vella,,makan yok,,aku lapar ni",,,,,nggak mau ahh,,habis makan tidur,,,nggak² aku nggak mau",,,vella menepisnya,,,,"vella ayolahhh,,sekali ini saja,,,ya² mau ya please vella",,,,,"heummm baiklah,,,cuman untuk malam ini",,,,,"siap boss" rahiel menjawabnya dengan antusias,,,"baik kalau begitu,,,sekarang aku akan menggoreng telur ke kantin dan membeli mie,,,sedangkan kamu,,,ke tong kosmos untuk mengambil nasi,,agar lebih hemat waktu",,,rahiel menyarankan,,,"baiklah" vella pun bergegas menuju ke tong kosmos ...betapa terkejutnya vella saat ia sampai di tong kosmos,,,,,dia melihat sosok yang ia kagumi sedang berjaga malam,,,tgk almair dia begitu tampan,,dengan menggunakan baju bewarna maron dan memakai peci bewarna putih,,,,vella terpaku,,,terbungkam dalam kebisuan,,,seolah dia sedang berada di dalam negeri ilusi,,,,matanya tidak berkedip sedikit pun,,,,betapa bahagianya dia,,,dia bisa berjumpa dengan sosok yang ia kagumi meski dengan jarak jauh....sementara rahiel sudah sangat jenuh menunggu vella di bale pidie jaya atas,,,perutnya yang sudah keroncongan tidak tahan lagi menahannya,,,dia pun menyusul vella ke tong kosmos,,,sesampainya di tong kosmos rahiel melihat vella sedang termenung,,rahiel pun menghampiri vella,,,berdiri tak jauh dari vella,,,ia melihat vella yang sedang terpaku karena melihat  sosok yang ia kagumi,,,"ohhhh jadi ini yang membuatmu lama menyusulku ke bale pidie jaya"...."astaghfirullah,,,,rahiel mengapa kau selalu mengejutkan ku"...."aku..?,,aku tidak mengejutkanmu,,,aku hanya bertanya kepadamu vella",,,,kau tau aku hampir mati kelaparan menunggumu menyusulku"......"hahhaaa maafkan aku",,,vella meminta maaf,,,,"heumm,,ayo kita makan aku sudah sangat lapar",,,,ajak rahiel,,,"baiklah"mereka pun bergegas pergi menuju ke bale pidie jaya atas untuk makan bersama..."rahiel kau tau aku sangat bahagia dengan kejadian yang aku alami barusan,,,aku tidak bisa berkata² saat sosok sempurna dari yang sempurna aku lihat jelas dengan mataku sendiri,,,aku terbungkam dalam kebisuan,,,dia menghantam jiwaku yang kian lama membeku,,menghilangkan gemuruh rindu yang terpatri di qalbuku,,,walaupun itu bersifat  sementara,,,,tapi aku sangat bahagia rahiel".....ungkap vella"yalah tuu,,,kau tau vella,,,di balik kebahagiaanmu,,,disini aku menderita,,kau membiarkanku kelaparan",,,,,,"hahhaa maafkan aku ,,aku tidak sengaja melakukannya"....baiklah tidak mengaapa,,,vella,,,aku ingin kau tau,,ini pesanku untukmu,,,kau mencintai tgk almair bukan ?,,,tetapi jangan biarkan cintamu kepadanya melebihi cintamu kepada allah,,,,jika kau benar² mencintainya,,langitkan namanya di sepertiga malammu,,,indahkan namanya dengan butiran² tasbih yang keluar dari bibirmu,,ukirlah namanya di dalam doa sajadah sujudmu,,,jangan biarkan ia mengetahui butir² cinta yang ada di qalbumu....kau masih ingat kisah yang pernah di ceritakan oleh syaikh buthuni ?,,,seorang gadis  berasal dari yaman yang sedang melanjutkan pendidikannya di al azhar kairo dia mencintai seorang pria dalam diam dan yang amat tampan rupanya,,,dia tidak hanya tampan,,,dia juga orang yang melangitkan ilmu yang telah ia tuntut ,,,,dia juga merupakan seorang dosen di universitas al azhar kairo karena gadis itu sangat mencintainya ia menulis setiap pesan yang diurai oleh dosennya tersebut hingga gadis itu menyelesaikan pendidikan di al azhar kairo dan pulang kembali ke yaman ,,,,pada suatu hari dosen tersebut mendapat undangan untuk menjadi imam di salah satu masjid di yaman dan mengisi pengajian bersama para jamaah yang hadir di ketika itu,,seusai pengajian  ia tak lupa melangitkan doanya,,butir² tasbih tak pernah hilang dari bibirnya,,dia pun bergegas pergi dari masjid seusai melangitkan doanya,,,ditengah perjalanan menuju pulang,,,ia mendapati seorang bapak² yang sangat banyak bawaannya,,ia pun menghampiri bapak² tersebut dengan menawarkan bantuan,,,,bapak tersebut sangat berterima kasih kepada dosen itu karena telah membantu,,,sehingga bapak itu menawarkan pria tersebut menikahi putrinya,,,"nak maukah engkau menikahi anakku" ?,,dengan perasaan yang gembira ia mengangguknya,,,sesampainya dirumah bapak itu,,ia langsung memanggil putrinya,,,"nak buatkan secangkir kopi,,karena ada tamu disini"....baik ayah..jawab putrinya"....dengan pakaiannya yang serba hitam dia mengantarkan kopi kepada tamunya tanpa melihat siapa tamunya..."nak duduklah disini,,pria ini ingin melamarmu",,,betapa terkejutnya ia,,,seorang pria yang ingin melamarnya adalah seorang pria yang ia cintai yang pernah ia langitkan namanya yang pernah ia ceritakan kepada rabbnya,,,,padahal dia sudah bisa melupakannya,,,namun allah menakdirkan mereka bersatu,,,diketika khitbah berlangsung gadis itu membuka burdahnya,,,betapa bahagianya pria itu,,dia adalah gadis yang sangat cantik,,sehingga mereka menikah dan menjalani kehidupan yang harmonis,,,di saat mereka sedang berdua gadis itu berkata kepada suaminya,,,"kau tau wahai suamiku,,,pesan²mu di saat aku belajar bersamamu di al azhar kairo masih tersimpan dengan indah dan rapi...itulah keajaiban doa vella kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya dengan kita berdoa dan kau juga harus ingat pesan dari habib umar bin hafidh,,,,beliau mengatakan kita sebagai penuntut,,,memikirkan tentang jodoh,,itu adalah hal yang wajar,,,tetapi kita tidak seharusnya menyibukkan diri dengan hanya memikirkan jodoh saja,,,karena masih ada banyak tugas yang harus kita kerjakan hal yang sudah pasti tidak usah dipikirkan vella,,,,jika memang tgk almair tertakdir untukmu walau terpisah antara kutub selatan dan kutub utara,,kalian akan di pertemukan kembali dan ia akan lebur syahdu dipucuk mayang senja yang mencekam cakrawala selanjutnya ia akan jatuh ke pangkuanmu hingga maut memisahkan...pada suatu garis waktu,,insya allah...fokuslah kepada apa yang sedang kita kejar saat ini yaitu menuntut ilmu yang telah di percayakan oleh tuhan sang pemilik jiwa insan..
Baik rahiel,,,aku akan mengingat pesanmu,,terimakasih,,,karena kau selalu ada untukku,,,yang tak pernah bosan mengingatkanku...
                                     THE END


 

Oleh: raisa maulina