Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sederhana saja

 


Hidup ini selalu saja bergoyang dari pemikiran yang telah kita bayangkan, cerita yang kita impikan sedemikian damainya berujung menjadi pilu, Mimpi dalam tidur terkisah seelok kisah asmara yusuf Zulaikha malah berubah sejauh mungkin. Dengan apa yang berputar dalam arus ini sebaiknya tidak menjadikan takdir kita sebagai alasan untuk menghancurkan kegigihan yang telah kita genggam.

Kehilangan seseorang yang kita cintai adalah hal sering terjadi. Berapa banyak orang hancur dengan tanpa alasan yang pasti. Semua terjadi begitu saja seolah tidak berefek apapun. Padahal ini adalah salah satu dari menyia nyiakan indahnya hidup. Hilangnya nyawa apalagi salah seorang dari orang tua kita memang bukan hal yang mudah untuk dihadapi, tapi bukan berarti mustahil untuk menjalani hidup di lembaran  yang baru kedepannya tanpa salah satu orang tua dengan indah. Apalagi orang tua adalah orang pertama yang mengajari segala hal juga yang membuat kita tertawa disaat kita sesak dalam tangis yang berlalu lama beliau juga yang mengajari apa itu arti cinta terhadap seseorang, dan bahkan lebih dari itu.

 Siapa yang tidak merasa kehilangan sih apalagi sedih Ketika orang tua meninggalkan kita, tapi apakah berlarut larut dalam kesedihan adalah sebuah solusi untuk tetap hidup?, tenggelam dalam kelabu juga akan menjadi obat kehilangan?. Gini aja,memang kita sudah tahu bahwa semuanya akan merasakan perpisahan bahkan dengan apapun itu, kemudian berhenti berharap dengan manusia akan hidup selalu bersama, alih alih akan hidup bersama selamanya nanti malah jadi depresi  karena kehilangan, memilih untuk berpikir positif atau menyalahkan konsekuensi takdir adalah dua pilihan yang memiliki efek masing masing, depression or try to calm down that's yours choice.

Broken home, yaa ini adalah bukanlah hal yang bisa dianggap remeh, orang tua yang punya masalah tapi malah berefek kepada mental anak. Bukan jarang menjumpai anak yang stres bahkan drop dari harga diri seorang manusia, mereka lebih mirip binatang yang terlantar karena lari dari rumah yang setiap harinya bagaikan kapal pecah. Seorang ayah yang mengajarkan etika berbahasa untuk anak malah melontarkan cacian di kuping anaknya terhadap seorang istri. Ketika Ibu yang kita anggap segalanya disakiti akankah hati ini diam?, atau malah senang dengan apa yang terjadi? , pastinya tidak.tanyakan saja pada mereka yang telah merasakan bagaimana rasanya menjadi anak dari broken home,dan jangan lupa mendiamkan mereka dari tangis karena telah mengingatkan mereka terhadap hal yang tidak mereka ingin ingat. Dan bahkan masih banyak hal yang dapat membuat kita merasa hancur, tapi merasa selalu hancur bukan solusi, ingat bukan solusi.

Berikut hal yang mungkin bisa membantumu untuk tetap kesadaran yang sama;

  1. Tetap tersenyum mungkin akan membantumu untuk tetap tabah, sederhana walau agak susah, coba berpikir untuk apa terus bersedih yang malah ujung ujungnya ga akan ada hasil sama sekali. Tersenyum di era yang penuh gempuran menunjukkan kita bahwa kita bukanlah manusia lemah. Buktinya Sebuah penelitian yang dilakukan di University of South Australia menemukan bahwa ketika kamu tersenyum atau pura-pura tersenyum, ini akan menstimulasi amygdala (bagian otak yang berhubungan dengan emosi, perilaku, dan memori) untuk melepaskan neurotransmitter sehingga meningkatkan perasaan positif secara emosional. coba deh tersenyum walaupun rasanya berat di hati, siapa tau mood kamu akan membaik.

  2. Berbagi cerita adalah hal yang ampuh untuk berbagi solusi dari sebuah masalah, tidak sedikit orang yang curhat kepada orang terdekat malah berhasil keluar dari bad moodnya, apa sih fungsinya sahabat atau siapalah yang dekat denganmu kalau bukan berbagi suka duka yang dirasakan masing masing. Intinya cari bahu untuk bersandar mungkin akan membantumu.

  3. Cara kita berpikir mempengaruhi perasaan kita. Kamu bisa aja merasa bad mood karena melihat temanmu lebih lebih sebab bisa memiliki keluarga yang begitu happy, atau mungkin kamu merasa bad mood karena hal yang lain seperti kehilangan seorang kekasih.

Maka dari itu, salah satu cara mengatasi bad mood yang cepat dan sederhana adalah dengan merubah ekspektasi dan berhenti membandingkan diri dengan orang lain. Alih-alih melihat apa yang nggak kamu miliki, lihatlah semua yang kamu miliki. Jangan pula menggantungkan kebahagiaan pada orang lain dengan berekspektasi yang tinggi.