Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kenali Hatimu, Damaikan Hidupmu

Kenali Hatimu, Damaikan Hidupmu



majalahumdah.com - Apa gunanya menjalani hidup tanpa hati? Sudahkah kita menggunakan hati dalam setiap langkah kita? Berapa besar pengaruh hati untuk kita sendiri,lingkungan,dan orang lain?Manusia dikenal memiliki otak yang berkapasitas sangat tinggi, tetapi kemuliaan tak hanya kita dapatkan di sana saja, hati pun tentunya ikut berpartisipasi bahkan ia adalah peran utamanya. Hati dalam dalam bahasa Arab adalah kalbu, yang secara harfiah berarti”yang berubah.” Hati mengembang dan mengempis dan bahkan dalam kondisinya yang sudah bersih melewati banyak tahap. Hati memiliki 4 stasiun: Dada, Hati, Hati yang lebih dalam, dan Lubuk hati terdalam.

Definisi-definisi hati:

1.Untuk semua hati

2. Akal vs hati

3. Niat,prasangka,dan cinta

4. Melatih kepekaan hati

5. Suara hati

6. Hati yang berpenyakit

7. Sembuhkan hati


Untuk Semua Hati

Rasulullah bersabda”sesungguhnya di dalam tubuh ada segumpal daging yang apabila ia baik maka seluruh tubuh pun ikut baik.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Tentunya kita sering menonton sinema-sinema robot yang membuat musuh nya dikontrol beberapa manusia di dalam nya. Begitulah hati, setiap manusia hati ibarat raja seluruh kinerja dan perintah dari sang raja akal berakibat fatal pada baik dan buruk nya seluruh umat, yaitu anggota yang lain bak posisi himpunan massa yang bernaung di bawah perintah sang penguasa yaitu raja.

Baca Juga: Semua Akan Indah Pada Waktunya

Bahkan hati bisa menyimpan rahasia,menyimpan rasa,niat hingga menyimpan taqwa.ia menyimpan rahasia menyimpan secuil rasa cinta yang setia,di sembunyikan namun tetap bisa dirasai.segumpal daging itu dapat menciptakan kebaikan untuk seluruh tubuh.jika hati lunak,maka hati mampu memberi manfaat hati hati yang lunak,hati yang selalu berzikir mengingat Allah.hati yang keras yang sulit diatur,ia pun sering menyimpan rasa negatif selalu ingin marah,dendam dan dengki.perasaan ini tentunya merugikan si pemilik hati.maka berhati-hati lah jaga sang hati dari siraman kejahatan,lindungi dia agar selalu dalam curahan kebaikan.

Akal VS Hati

Tentang akal dan hati adalah IQ (Intelegence Quentien / Kecerdasan Otak) dan EQ (Emotional Quentien/Kecerdasan Emosional)yang sering kita dengar ya tentu nya dengan istilah IQ. IQ dipercayai mengambil peran penting di setiap bidang, namun yang memiliki iQ belum tentu memiliki EQ yang tinngi juga. Bisa saja ia hebat dalam matematika saja tetapi ia deprosi dengan menejemen dirinya.

2) IQ vs EQ  Mana yang Lebih Penting?

Banyak orang yang memiliki IQ tinggi mendapatkan prestasi di semua bidang,tetapi ada juga yang memiliki EQ menajemen dengan baik mendapat prestasi yang waw juga.

EQ orang-orang memiliki bakat terpendam, namun ia yakin percaya dan bekerja keras untuk meraih nya.islam mengajarkan ummat nya agar menggunakan aqalnya di setiap gerak gerik perbuatan.Allah memerintahkan kita untuk menata hati Agar letak iq dan eq itu berada pada otak dan hati yang benar.

3) Niat, Prasangka, dan Cinta

Semua perbuatan,baik dan buruknya dia tergantung dengan landasan apa yang diniatkan oleh seorang hamba,begitu yang telah rasulullah jelaskan di dalam hadisnya.

Latihlah niat baik dengan merahasiakan kebaikan yang telah kita lakukan,dan turut merahasiakan keburukan orang lain,usahakan selalu memiliki niat baik dimana pun dan kapan pun.berprasangka yang baik dengan segala sesuatu yang telah Allah takdirkan.ingat skenario Allah lebih indah dari yang kita rasa.jadi selalu percaya dengan kun fayakun-nya dan cinta. Apatah gunanya hati kalau berdetak tanpa ketukan cinta.

5. Suara Hati

istafti qalbaka”(mintalah fatwa pada hatimu). Kebaikan itu adalah sesuatu yang membuat jiwa dan hatimu tenang,sedangkan dosa itu adalah sesuatu yang memunculkan keraguan dan kegelisahan dalam dada”inilah jawaban rasulullah”saat ditanyakan oleh para sahabat tentang Al-birr,bahkan rasul sambil meletakkan kelima jarinya di dada sahabatnya.

Suara hati,langkah mana yang harus dilalui oleh semua anggota tubuh,ia langsung dituntut oleh malaikat,seseorang yang berbuat dosa dengan terus menerus akan membuat hatinya keras,maka hal itu sama saja membinasakan sosok malaikat yang menuntun nya pada jalan kebaikan.namun sekarang suara hati tak lagi ku dengar seolah ia tak mau menjalin komunikasi lagi karena tak adanya sifat diam dalam diri kita sehingga tak ada lagi waktu ia bersuara,bahkan taqwa dalam hati pelan pelan tenggelam.

6. Hati Yang Berpengaykit

Banyak dari kita menyimpan sesuatu dalam hati yang dapat merusak tubuh, bahkan hati itu sendiri. Terkadang kita merasa kecewa, sedih, marah. Setiap anggota tubuh mempunyai faedah, dan faedah hati adalah hikmah dan makrifah. Hati tang berpenyakit lebih mencintai dunia daripada Allah Swt. Tanpa disadari hati mengeluh karena telah lelah, kering, dan kosong. Hati yang kosong akan mudah dikuasai oleh setan. Manusia semacam inilah yang telah disebutkan didalam surah An-Nas, jin manusia akan menggoda manusia yang beriman.


Baca Juga: Cintai Allah Dulu, Baru Hamba-Nya


7. Sembuhkan Hati

Obat terpenting bagi hati adalah zikir mengingat Allah Swt. Zikir dapat memasukkan cahaya dalam hati dan membuat setiap aktivitas yang kita kerjakan terhubung dengan Allah Swt. Kedua, membaca alquran dan merenungkan maknanya, serta sering mengikuti pengajian dan petuah-petuah para ulama. Ketiga, bangun malam untuk tahajud. Obat alternatif untuk hati yang gundah gelisah dan bimbang. Bahkan terbukti tahajud dapat menobati penyakit kronis. Beberapa orang membuka jasa untuk menyembuhkan pasien melalui salat tahajud. Seseorang dianjurkan untuk bangun menyentuh air sekalipun dalam keadan dingin, kemudian berdiri menghadap Allah Swt. Mulailah dengan meniatkan agar sembuh dari penyakit, biarkan unsur egois itu ada, nanti akhirnya jiwa akan tersadar dalam keheningan malam bahwa tiadak ada siapa-siapa yang dapat membantu kesembuhannya melainkan Allah Swt. Maka akhirnya akan timbul ikhlas dengan seiring waktu. Terakhir berpuasa. Dengan berpuasa hati dapat bersih, karena telah lama mengekang nafsu selama seharian. Kemudian dari keberkahannya dapat membuat hati lunak perlahan. (KH)

Novia Safitri



Posting Komentar

0 Komentar